LANGKAT – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Langkat Indonesia (PB HIMALA) mengapresiasi langkah DPRD Kabupaten Langkat yang membuka ruang dialog dan menerima aspirasi masyarakat serta kalangan mahasiswa terkait persoalan strategis di daerah.
Sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Langkat, PB HIMALA secara resmi menyerahkan dokumen rekomendasi terkait penguatan akses dan bantuan pendidikan bagi pelajar Kabupaten Langkat menuju perguruan tinggi, termasuk pengembangan kebijakan beasiswa dan pemanfaatan potensi Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Rekomendasi tersebut diserahkan dalam rangka mendorong lahirnya kebijakan yang lebih konkret dalam membantu pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Langkat, khususnya mereka yang memiliki prestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Apresiasi Langkah Jemput Bola DPRD
PB HIMALA menilai keterbukaan DPRD Kabupaten Langkat dalam menerima aspirasi merupakan langkah positif dan bentuk kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya generasi muda.
Langkah jemput bola yang dilakukan DPRD dinilai penting untuk memastikan berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat didengar secara langsung dan menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan fungsi pengawasan serta kebijakan daerah.
Ketua Umum PB HIMALA, Muhammad Wahyu Hidayah, SH., MH, menyampaikan apresiasinya atas ruang komunikasi yang dibuka oleh DPRD Kabupaten Langkat.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan harus menjadi agenda bersama, terutama dalam memastikan putra-putri Kabupaten Langkat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.
“PB HIMALA mengapresiasi langkah DPRD Kabupaten Langkat yang membuka ruang komunikasi dan menerima aspirasi dari kalangan mahasiswa. Kami memandang ini sebagai langkah positif dalam membangun sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi Penguatan Kebijakan Beasiswa
Dalam dokumen yang diserahkan kepada DPRD Kabupaten Langkat, PB HIMALA menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis.
Salah satunya adalah mendorong penguatan akses bantuan pendidikan bagi pelajar Kabupaten Langkat yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
PB HIMALA juga mendorong adanya pemetaan yang lebih baik terhadap pelajar dan mahasiswa asal Langkat yang membutuhkan bantuan pendidikan.
Selain itu, organisasi mahasiswa tersebut meminta adanya perhatian terhadap mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan berpotensi mengalami hambatan dalam melanjutkan atau menyelesaikan pendidikan.
“Kami berharap ada langkah konkret untuk memperkuat akses informasi, pendampingan, serta bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa asal Langkat. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah,” tambah Wahyu.
Dorong Optimalisasi Potensi CSR untuk Pendidikan
Salah satu poin penting dalam rekomendasi PB HIMALA adalah pemanfaatan potensi program CSR atau TJSL perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Langkat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia.
PB HIMALA memandang bahwa keberadaan berbagai perusahaan dari sektor perkebunan, industri, perbankan, energi, dan sektor lainnya memiliki potensi untuk berkontribusi melalui program sosial yang berorientasi pada pendidikan.
Namun, PB HIMALA menegaskan bahwa pemanfaatan CSR tersebut bukan berarti mengambil alih atau memaksakan penggunaan dana perusahaan.
Organisasi tersebut mendorong adanya kolaborasi yang lebih baik antara Pemerintah Kabupaten Langkat, DPRD Kabupaten Langkat, Forum TJSP, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Salah satu gagasan yang disampaikan adalah pembentukan program kolaboratif “CSR Peduli Pendidikan Langkat” yang dapat menjadi wadah sinergi dalam memperluas akses bantuan pendidikan.
Selain itu, PB HIMALA juga mengusulkan pengembangan skema “Beasiswa CSR Langkat” yang dapat memberikan perhatian kepada pelajar berprestasi, calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, mahasiswa berprestasi, serta mahasiswa yang menghadapi kesulitan ekonomi.
“Potensi dunia usaha di Langkat cukup besar. Apabila dikolaborasikan secara baik dan tetap sesuai dengan ketentuan serta kebijakan masing-masing perusahaan, kami yakin program TJSL dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan pendidikan,” ungkap Wahyu.
Beasiswa, Magang dan Pengembangan Karier
PB HIMALA juga merekomendasikan agar program bantuan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan biaya.
Menurut Wahyu, dunia usaha dapat mengembangkan model pembinaan yang menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
Model tersebut dapat berupa program:
BEASISWA
+
PELATIHAN
+
MAGANG
+
PENGEMBANGAN KARIER
Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh bantuan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan dan pengalaman.
“Pendidikan harus mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha juga harus terus diperkuat,” ujarnya.
DPRD Diharapkan Mengawal Aspirasi Pendidikan
Dalam rekomendasinya, PB HIMALA meminta DPRD Kabupaten Langkat untuk menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung sektor pendidikan.
Beberapa poin yang menjadi perhatian PB HIMALA antara lain pemetaan potensi program TJSL perusahaan, evaluasi terhadap program CSR yang telah berjalan, peningkatan transparansi informasi beasiswa, serta penguatan perhatian terhadap pelajar dan mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
PB HIMALA juga mendorong adanya sistem koordinasi data kebutuhan pendidikan agar bantuan yang tersedia dapat lebih tepat sasaran.
“Kami berharap rekomendasi ini tidak berhenti hanya sebagai dokumen. Kami berharap adanya tindak lanjut dan langkah konkret dari seluruh pihak yang memiliki kewenangan dan kepedulian terhadap masa depan pendidikan generasi Langkat,” tegas Wahyu.
Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan Langkat
PB HIMALA menilai pembangunan daerah tidak hanya dapat diukur melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.
Pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama karena generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan Kabupaten Langkat.
Wahyu berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan organisasi mahasiswa dapat terus diperkuat.
PB HIMALA, lanjutnya, siap menjadi mitra kritis dan kolaboratif dalam mengawal persoalan pendidikan serta menyampaikan aspirasi generasi muda Kabupaten Langkat.
“Harapan kami sederhana, jangan sampai ada anak-anak Langkat yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi harus berhenti hanya karena persoalan ekonomi dan keterbatasan akses,” pungkasnya.
Dengan diserahkannya rekomendasi tersebut, PB HIMALA berharap DPRD Kabupaten Langkat dapat menjadi jembatan aspirasi dan mendorong lahirnya kebijakan yang semakin berpihak pada penguatan akses pendidikan.
Sebab, investasi terbaik untuk masa depan Kabupaten Langkat adalah investasi pada pendidikan dan sumber daya manusianya.(TP)
Posting Komentar untuk "Apresiasi Langkah Jemput Bola DPRD Langkat: PB HIMALA Serahkan Rekomendasi Terkait Kebijakan Beasiswa"