FORDISBUNI Langkat Gelar Aksi di Kantor Bupati, Desak Kejelasan Pembentukan Satgas Perburuhan Perkebunan


LANGKAT — Ratusan buruh dari berbagai perusahaan perkebunan yang tergabung dalam Forum Diskusi Perkebunan Indonesia (FORDISBUNI) Kabupaten Langkat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Langkat, Jumat (4/9/2026).

Dalam aksi tersebut, massa membawa mobil komando serta keranda sebagai simbol keresahan terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan dan perkebunan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian secara maksimal.

Aksi tersebut mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Langkat. Setelah sempat terjadi dialog di depan gerbang kantor, perwakilan massa kemudian diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP. Massa selanjutnya dipersilakan masuk ke Ruang Pola Pemkab Langkat untuk mengikuti dialog dan mediasi.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Langkat Hendy Rinaldy, S.T., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Langkat Dameka Putra Singarimbun, S.STP., serta sejumlah kepala SKPD lainnya.

Sekda H. Amril hadir mewakili Plt. Bupati Langkat yang sedang melaksanakan tugas di luar daerah.

Dalam dialog tersebut, Ketua FORDISBUNI Kabupaten Langkat, Nabhani Tam, S.E., mempertanyakan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Langkat terkait rencana pembentukan Satgas Permasalahan Perburuhan Perkebunan Kabupaten Langkat.

Menurut Nabhani, keberadaan satgas tersebut penting sebagai wadah untuk menerima, menginventarisasi, sekaligus membahas berbagai persoalan yang dihadapi para buruh perkebunan di Kabupaten Langkat.

“Sudah sampai di manakah janji pemerintah untuk membentuk Satgas Permasalahan Perburuhan Perkebunan di Kabupaten Langkat?” kata Nabhani dalam dialog tersebut.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Langkat menyampaikan akan segera melakukan koordinasi dan pembahasan lebih lanjut bersama Plt. Bupati Langkat.

Pemerintah juga menyebut pembentukan regulasi maupun mekanisme terkait satgas tersebut memungkinkan untuk direalisasikan.

“Kita akan segera bentuk Satgas ini melalui Surat Keputusan Bupati Langkat,” demikian pernyataan pemerintah dalam pertemuan tersebut.

Mendengar respons tersebut, Nabhani mengatakan FORDISBUNI memberikan waktu selama dua pekan kepada pemerintah untuk memberikan kejelasan terkait rencana pembentukan satgas.

Ia juga meminta agar dalam proses tersebut tidak terjadi dugaan intimidasi, tekanan maupun upaya membenturkan buruh dengan organisasi lainnya.

“Kami meminta dalam waktu dua minggu ini sudah ada pembahasan mengenai ini, sebagaimana yang telah dijanjikan oleh pemerintah,” tegasnya.

Nabhani menambahkan, apabila dalam waktu yang diberikan belum ada kejelasan maupun tindak lanjut dari pemerintah, FORDISBUNI mempertimbangkan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.

“Apabila janji itu kembali tidak mendapatkan kejelasan, maka kami akan kembali menggelar aksi. Tentunya dengan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai perwakilan buruh perkebunan di Kabupaten Langkat, termasuk pekerja di sektor perkebunan dan pabrik-pabrik pengolahan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Langkat,” ujarnya.

Soroti Ketidakhadiran Anggota DPRD

Selain persoalan pembentukan satgas, FORDISBUNI juga menyoroti tidak hadirnya anggota DPRD Kabupaten Langkat dalam agenda dialog tersebut.

Nabhani mengatakan, pihaknya berharap unsur legislatif turut hadir dalam proses mediasi karena persoalan buruh juga berkaitan dengan fungsi pengawasan dan kebijakan daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan aksi pertama FORDISBUNI sebelumnya yang turut mendapat perhatian dari pihak legislatif.

“Kami sudah hubungi dan WhatsApp Ibunda Ketua DPRD Langkat, namun belum ada respons. Mungkin beliau sedang sibuk. Insyaallah beliau nanti akan menghubungi kembali,” ujar Nabhani.

Ia menegaskan, FORDISBUNI tetap akan mengawal perkembangan janji pemerintah terkait pembentukan Satgas Permasalahan Perburuhan Perkebunan tersebut.

Bagi organisasi tersebut, kejelasan mekanisme penanganan persoalan buruh dinilai penting agar berbagai persoalan ketenagakerjaan di sektor perkebunan dapat dibahas melalui wadah yang jelas dan melibatkan pihak-pihak terkait.(TP)

Posting Komentar untuk "FORDISBUNI Langkat Gelar Aksi di Kantor Bupati, Desak Kejelasan Pembentukan Satgas Perburuhan Perkebunan"