Janji Polsek Tanjung Pura Ditagih, SATMA Milenial AMPI Langkat Soroti Dugaan Maraknya Narkoba hingga Kriminalitas

LANGKAT — Persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Tanjung Pura kembali menjadi sorotan. Satuan Mahasiswa Milenial Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (SATMA Milenial AMPI) Kabupaten Langkat berencana menggelar aksi sosial kontrol di Kantor Polsek Tanjung Pura, Jumat (4/9/2026).

Aksi tersebut digelar menyikapi sejumlah informasi dan pengaduan masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkoba, pungutan liar (pungli), aksi bajing lompat, pencurian, tindak kriminal lainnya hingga balap liar yang disebut telah mengganggu rasa aman masyarakat.

Ketua DPD SATMA Milenial AMPI Kabupaten Langkat, Tigor Al-Faridz Lubis, mengatakan keresahan masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya penjelasan maupun langkah konkret dari aparat penegak hukum.

“Kami mempertanyakan, masyarakat harus menunggu sampai kapan untuk mendapatkan rasa aman? Kalau laporan dan keresahan masyarakat terus bermunculan, maka wajar apabila publik mempertanyakan sejauh mana kehadiran dan kinerja aparat dalam menjaga keamanan di Tanjung Pura,” tegas Tigor saat ditemui di Stabat, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, kepolisian tidak semestinya hanya bergerak ketika suatu persoalan telah membesar. Upaya pencegahan, patroli serta respons cepat terhadap informasi masyarakat, kata dia, merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Jangan tunggu masyarakat ramai-ramai turun ke jalan baru kemudian bergerak. Informasi masyarakat harus menjadi pintu masuk untuk melakukan penyelidikan. Kalau informasi itu benar, tindak. Kalau tidak benar, jelaskan. Jangan biarkan masyarakat berada dalam ketidakpastian,” ujarnya.

Soroti Sejumlah Lokasi yang Disebut Warga

SATMA Milenial AMPI Langkat juga menyoroti sejumlah lokasi yang berdasarkan informasi masyarakat disebut-sebut menjadi titik dugaan peredaran narkoba.

Lokasi tersebut di antaranya Desa Lalang, Lingkungan XI Kelurahan Pekan Tanjung Pura, kawasan Pajak Baru Tanjung Pura serta Gang Musyawarah.

Tigor menegaskan, pihaknya tidak bermaksud memberikan vonis atau tuduhan kepada pihak tertentu. Menurutnya, informasi tersebut justru harus diverifikasi dan dijawab melalui proses penyelidikan aparat kepolisian.

“Kami tidak sedang menjadi hakim. Kami hanya menyampaikan informasi yang kami terima. Kalau memang tidak ada aktivitas narkoba di lokasi-lokasi yang disebut masyarakat, silakan aparat membuktikannya melalui penyelidikan. Tetapi kalau memang ada, jangan dibiarkan. Bongkar dan tindak sesuai hukum!” tegasnya.

Ia juga meminta kepolisian tidak alergi terhadap kritik maupun kontrol sosial yang disampaikan masyarakat.

“Polisi punya kewenangan penegakan hukum, kami punya fungsi kontrol sosial. Dua-duanya harus berjalan. Jangan sampai kritik masyarakat dianggap sebagai ancaman, sementara keresahan masyarakat justru tidak dianggap serius,” katanya.

Tagih Penjelasan Kinerja Polsek Tanjung Pura

Dalam aksi sosial kontrol tersebut, SATMA Milenial AMPI Langkat berencana meminta penjelasan terkait langkah konkret Polsek Tanjung Pura dalam menangani berbagai persoalan kamtibmas yang dikeluhkan masyarakat.

Tigor menyebut masyarakat berhak mengetahui sejauh mana laporan dan informasi yang disampaikan telah ditindaklanjuti.

“Kami akan meminta jawaban, bukan sekadar janji. Apa langkah yang sudah dilakukan? Berapa laporan yang sudah ditindaklanjuti? Bagaimana pola patroli di titik rawan? Dan bagaimana kepolisian memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan perlindungan?” ujarnya.

Menurut Tigor, apabila dugaan maraknya kriminalitas dan peredaran narkoba tersebut nantinya terbukti, maka diperlukan evaluasi terhadap pola pengawasan serta penanganan di wilayah hukum Polsek Tanjung Pura.

“Kalau kinerja sudah maksimal, tunjukkan hasilnya. Kalau masih ada kekurangan, evaluasi. Yang tidak boleh adalah masyarakat terus merasa resah sementara persoalannya seperti tidak pernah selesai,” sambungnya.

SATMA Milenial AMPI Langkat juga mendorong peningkatan patroli di kawasan yang dianggap rawan, membuka ruang pengaduan masyarakat yang mudah diakses serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional dan transparan.

Tegaskan Aksi Bukan untuk Cari Keributan

Tigor menegaskan aksi yang akan dilakukan bukan bertujuan mencari keributan ataupun berkonfrontasi dengan pihak kepolisian.

“Kami datang bukan untuk mencari musuh. Kami datang untuk mengetuk pintu aparat penegak hukum dan menyampaikan suara masyarakat. Tetapi kalau suara masyarakat tidak didengar, tentu kami akan terus mengawal persoalan ini,” katanya.

Ia berharap aksi sosial kontrol tersebut menjadi momentum bagi Polsek Tanjung Pura untuk menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pesan kami sederhana: masyarakat ingin aman, narkoba jangan diberi ruang, kriminalitas jangan dibiarkan, dan hukum jangan tajam ke bawah tumpul ke atas. Kami akan kawal persoalan ini sampai ada kejelasan dan tindakan nyata,” pungkas Tigor.

SATMA Milenial AMPI Langkat menegaskan seluruh informasi terkait dugaan tindak pidana yang disampaikan dalam rencana aksi tersebut merupakan laporan dan informasi masyarakat yang masih perlu diverifikasi. Kepastian mengenai ada atau tidaknya tindak pidana sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum melalui proses penyelidikan dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(TP)

Posting Komentar untuk "Janji Polsek Tanjung Pura Ditagih, SATMA Milenial AMPI Langkat Soroti Dugaan Maraknya Narkoba hingga Kriminalitas"