Berdasarkan informasi resmi BMKG, pusat gempa berada di darat, sekitar 20 kilometer tenggara Simalungun, Sumatera Utara, dengan koordinat 2,97° LU dan 98,95° BT. Gempa tersebut berada pada kedalaman 163 kilometer.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Gempa M6,4 di Sumatera Utara ini terjadi pada hari yang sama dengan gempa kuat yang sebelumnya mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
Gempa M7,7 Guncang Flores, Sempat Picu Peringatan Tsunami
Sebelumnya, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.58 WIB, wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, diguncang gempa tektonik yang setelah pemutakhiran BMKG tercatat berkekuatan M7,7.
Episenter gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami.
BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB. Namun, aktivitas gempa susulan masih terjadi. Hingga pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat 235 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo antara M2,5 hingga M6,2.
Sejumlah gelombang tsunami kecil juga sempat terdeteksi di beberapa wilayah, termasuk Maumere, Sikka, Flores Timur, Labuan Bajo, Ende, dan Alor.
BMKG Ingatkan Warga Waspada Informasi Hoaks
Di tengah situasi tersebut, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial mengenai prediksi waktu terjadinya gempa besar.
BMKG Nusa Tenggara Timur menegaskan bahwa informasi yang menyebut akan terjadi gempa besar pada waktu tertentu pada 15 Agustus 2026 merupakan informasi hoaks dan tidak memiliki dasar ilmiah.
Masyarakat diminta memperoleh informasi mengenai gempa dan tsunami hanya melalui kanal resmi BMKG serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.(TP)
Posting Komentar untuk "Gempa M6,4 Guncang Simalungun, Sumut, Sabtu Sore 15 Agustus 2026"