Langkat,Kamis (30/07/2026) – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara asal Kabupaten Langkat, Ricky Anthony, melontarkan kritik keras terhadap sikap Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution yang meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumut sebelum agenda selesai.
Politisi Partai NasDem yang dikenal sebagai salah satu putra terbaik Kabupaten Langkat itu menilai tindakan gubernur keluar dari ruang sidang saat rapat paripurna berlangsung merupakan sikap yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang kepala daerah.
Menurut Ricky, keputusan meninggalkan ruang sidang sebelum seluruh rangkaian agenda paripurna selesai justru menghambat proses pengambilan keputusan yang menjadi tahapan penting dalam mekanisme pemerintahan daerah.
"Bagi NasDem tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan hal ini selain arogan. NasDem meminta sikap seperti ini dihentikan. Ini merupakan sikap NasDem. Jika fraksi lain memilih diam atau memiliki pandangan berbeda, tentu kita hormati," ujar Ricky kepada awak media, Selasa (28/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas tindakan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution yang meninggalkan Rapat Paripurna DPRD Sumut dengan agenda persetujuan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang digelar pada Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan jalannya rapat, sidang paripurna awalnya berlangsung lancar dan telah memasuki tahapan akhir berupa penandatanganan keputusan bersama antara DPRD Sumut dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Namun, sebelum Ketua DPRD Sumut mengetok palu keputusan, salah seorang anggota dewan mempertanyakan apakah rapat telah memenuhi syarat kuorum.
Pimpinan sidang, Erni Ariyanti, kemudian menanyakan kepada peserta rapat apakah agenda dapat dilanjutkan menuju pengambilan keputusan bersama. Selanjutnya, perwakilan Badan Anggaran DPRD Sumut menyampaikan laporan yang dilanjutkan dengan pembacaan konsep keputusan bersama oleh Sekretaris DPRD Sumut, Ali Sipahutar.
Ketika proses hendak memasuki tahap penandatanganan, anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan interupsi terkait keabsahan kuorum rapat. Selain itu, interupsi juga menyoroti adanya pelaksanaan rapat dengar pendapat (RDP) yang disebut berlangsung bersamaan dengan rapat paripurna.
Di tengah situasi tersebut, Gubernur Bobby Afif Nasution terlihat meninggalkan ruang sidang melalui pintu depan. Tak lama kemudian, sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ikut meninggalkan lokasi rapat setelah gubernur keluar dari ruang paripurna.
Peristiwa tersebut memicu beragam tanggapan dari kalangan anggota DPRD Sumut. Salah satunya datang dari Ricky Anthony yang menilai seluruh pihak, khususnya kepala daerah, seharusnya mengedepankan etika kelembagaan serta menghormati proses persidangan hingga seluruh agenda resmi selesai.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Gubernur Sumatera Utara yang secara khusus menanggapi kritik yang disampaikan Ricky Anthony terkait peristiwa tersebut.(TP)
Posting Komentar untuk "Putra Terbaik Langkat, Ricky Anthony Hentikan Sikap Arogan Gubernur Sumut,Usai Walkout dari Rapat Paripurna DPRD Sumut"