Langkat, Hinai – Dugaan praktik pemberian uang kepada pihak tertentu mencuat di lingkungan SMP Negeri 1 Hinai, Kabupaten Langkat. Wakil Kepala Sekolah disebut terlihat membagikan amplop berisi uang pecahan Rp100 ribu kepada sejumlah orang yang datang ke sekolah tersebut, termasuk kepada awak media, Rabu (13/5/2026).
Peristiwa itu bermula saat awak media datang ke sekolah guna melakukan konfirmasi terkait pekerjaan rehabilitasi ruang kelas yang diduga tidak menggunakan tulang besi penyambung antara tiang dengan sloof atas bangunan.
Selain itu, media juga hendak mempertanyakan keberadaan plank proyek kegiatan rehabilitasi revitalisasi yang bersumber dari APBN dan dinilai tidak transparan karena dipasang di belakang area sekolah, sehingga sulit diketahui masyarakat.
Setibanya di lokasi, awak media mengaku langsung dihampiri Wakil Kepala Sekolah bernama Rusli Batubara. Dalam pertemuan tersebut, Rusli disebut menyodorkan amplop yang berisi uang pecahan Rp100 ribu.
Menurut keterangan awak media, Rusli Batubara sempat menyampaikan bahwa SMP Negeri 1 Hinai memperoleh dana revitalisasi sebesar Rp1,2 miliar yang dikelola secara swakelola oleh pihak sekolah, komite sekolah, dan sejumlah masyarakat.
“Ini uang yang dititip untuk sekadar uang minyak,” ucap Rusli Batubara sebagaimana ditirukan awak media sembari menyerahkan amplop tersebut.
Tak lama setelah membagikan amplop, Wakil Kepala Sekolah itu kemudian masuk ke dalam ruangan sekolah.
Awak media metro online mengaku sempat membuka amplop tersebut, mendokumentasikan isi amplop beserta uang pecahan Rp100 ribu, lalu mengembalikannya melalui petugas keamanan sekolah.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Hinai, Togar Matondang, disebut tidak berada di tempat saat hendak dikonfirmasi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon belum mendapatkan jawaban meski nomor dalam keadaan aktif.
Pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp juga belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan terkait transparansi pengelolaan dana revitalisasi sekolah serta etika dalam menghadapi pihak media dan masyarakat.(TP)
Posting Komentar untuk "Heboh di Hinai,SMP Negeri 1 Hinai Diduga Beri “Uang Minyak” Saat Dikunjungi Media"